Puisi Sajak Sebatang Rokok
SAJAK SEBATANG ROKOK
Mengisap sebatang rokok surya,
Menatap watu pajung penuh nestapa.
Mengisap sebatang rokok surya,
Merangkai pertanyaan, menyodorkan peringatan!
Pembangunan macam apa yang kita inginkan?
Apakah pembangunan yang serba moderen, menanam beton dan semen. Mengabaikan alam dan falsafah kelestarian!
Pembangunan macam apa yang kita dengungkan?
Apakah pembangunan yang hanya memikirkan motif ekonomi pemodal kelas atas yang berwatak penimbun.
Lalu, kenyamanan jiwa & batin kita dipertaruhkan.
Sumber daya alam kita terus mengalami penggerogosan!
Pembangunan macam apa yang membuat kita bahagia?
Apakah pembangunan yang menebang pohon, merubah hijau menjadi hitam. Membangun istana, Menyediakan dipan-dipan double sprin bad agar turis bebas berakrobatik selangkangan. Cuihh!
Lalu kita , anak pribumi hanya menjadi penonton, menjadi jongos di tanah pecah ketuban.
Sodara-sodara!
Pembangunan macam apa yang kita rayakan?
Kalau saja manusia makin jauh dari lingkungan hidupnya, manusia tidak lagi intim dengan alam dan Tuhan.
Kita terasing, menjadi orang asing di Tanah sendiri!
Makassar, 17 Juni 2021
Komentar
Posting Komentar